0
Thumbs Up
Thumbs Down

2 Jenis Kanker Paru-paru Paling Berbahaya, Apa Saja?

wartaekonomi
wartaekonomi - Tue, 13 Aug 2019 19:30
Dilihat: 15
Jakarta

Kanker paru-paru sampai saat ini menduduki posisi pertama jumlah kasus baru terbanyak di dunia yakni sebesar 2,1 juta atau 11,6% dari total beban kejadian kanker di dunia.

Kanker ini di Indonesia berada di urutan ke-8 se Asia Tenggara dan ke-23 di Asia.

Parahnya, saat ini angka kejadian kanker tengah berada di zona yang serius. Kasus kanker meningkat sebanyak 10,85 persen dalam lima tahun terakhir.

Menurut data dari Globocan 2018, 19,4 persen dari pasien kanker paru-paru di Indonesia adalah pria. Sementara 80 persen penyebab kanker disebabkan oleh rokok. Sebagaimana diketahui, kanker paru-paru memiliki dua tipe yakni Non-Small Cell Lung Cancer (NSCLC) dan Small Cell Lung Cancer (SCLC). NSCLC biasanya berasal dari sel-sel kelenjar di bagian luar paru. Sementara tipe SCLC berasal dari sel-sel yang melapisi bronkus di pusat paru-paru.

Dari kedua tipe kanker paru-paru tersebut, tipe SCLC-lah yang paling sering dialami akibat kebiasaan merokok. Tipe tersebut dikenal paling agresif apabila sudah memasuki stadium lanjut karena bisa dengan cepat menyebar ke bagian tubuh lainnya. Di Indonesia sendiri 52 persen penderita kanker paru didiagnosis tipe SCLC. Dokter Spesialis Paru, dr. Sita Laksmi Andarini, Ph.D, Sp.P (K),membenarkan menjelaskan kebiasaan merokok menjadi penyebab utama seseorang mengalami kanker paru-paru.

Sang dokter mengaku sangat prihatin dengan peningkatan angka kasus kanker paru-paru di Indonesia. Selain disebabkan karena rokok, tempat kerja yang berpolusi juga menyumbang risiko kanker paru-paru bagi masyarakat.

"Peningkatan angka kasus paru-paru di Indonesia telah masuk pada tahapan memprihatinkan. Selain itu, lingkungan kerja juga bisa menjadi penyebab lain timbulnya kanker ini, seperti pabrik tambang, semen, dan keramik yang cenderung terpapar radiasi serta bahan kimia karsinogenik, memiliki potensi jauh lebih tinggi untuk terjangkit kanker paru-paru," beber dr. Sita.

Karenanya, dr. Sita mengatakan pola hidup sehat bisa mulai diterapkan dalam diri masyarakat Indonesia untuk meningkatkan kesehatan paru-paru. Salah satu caranya adalah melakukan olahraga secara rutin setidaknya selama 30 menit setiap harinya.

"Kami, para praktisi kesehatan, mengajak agar masyarakat Indonesia untuk terus menerapkan prinsip gaya hidup sehat. Setidaknya melakukan olahraga selama 30 menit sehari demi kesehatan paru-paru," jelasnya.

Penulis: Redaksi

Editor: Abdul Halim Trian Fikri


Foto: (Foto: Yourhealth)

Sumber: wartaekonomi

2 Jenis Kanker Paru-paru Paling Berbahaya, Apa Saja?

2 Jenis Kanker Paru-paru Paling Berbahaya, Apa Saja?

2 Jenis Kanker Paru-paru Paling Berbahaya, Apa Saja?

2 Jenis Kanker Paru-paru Paling Berbahaya, Apa Saja?

2 Jenis Kanker Paru-paru Paling Berbahaya, Apa Saja?

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
MuterFilm
Rancahpost
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya