0
Thumbs Up
Thumbs Down

15 Jenazah Terlantar Dikremasi Massal

Nusabali
Nusabali - Thu, 28 Nov 2019 11:01
Dilihat: 36
15 Jenazah Terlantar Dikremasi MassalDENPASAR,
Kremasi massal dilakukan di Krematorium Mumbul, Nusa Dua, Badung, pada 27-28 November 2019. Kremasi massal ini diupacarai secara agama Hindu.

"Jenazah terlantar kali ini terdiri dari 11 jenazah dewasa, dua kerangka, dan dua jenazah bayi. Hari ini (kemarin, red) 11 jenazah yang dikremasi. Besok sisanya," ujar Ketua Tim Kremasi Jenazah, Dewa Ketut Kresna, Rabu (27/11).

Pria yang juga menjabat Kasubbag Humas RSUP Sanglah ini menjelaskan, proses kremasi ini bekerjasama dengan Dinas Sosial Provinsi Bali. Menurut keterangan forensik, jenazah yang paling lama adalah satu tahun dua bulan. Jenazah-jenazah tersebut sudah mendapatkan pembebasan dari kepolisian. Artinya, sudah tidak menjadi barang bukti pihak kepolisian.

Menurut Dewa Kresna, sebagian besar kasus jenazah terlantar ini karena tanpa keluarga dan juga bayi dibuang. Pelayanan terhadap jenazah terlantak dicarikan jalan terbaik yakni dengan kremasi massal layaknya kremasi pada umumnya. Jenazah terlantar dikremasi dengan upacara secara Hindu hingga pelarungan abu ke laut. "Abu jenazah akan dilarung di Pantai Mertasari," katanya.

Program kremasi massal dilakukan mengingat RSUP Sanglah adalah rumah sakit pusat rujukan yang banyak menerima jenasah tak bertuan, baik itu korban kriminal ataupun jenasah meninggal di rumah sakit tanpa keluarga. Sehingga, agar pelayanan di kamar jenazah bisa berjalan dengan baik dan tidak terbebani oleh penitipan jenasah terlantar, maka digagaslah program kremasi massal ini.

"Kalau di RS lain di luar Bali tidak ada (program kremasi massal, red). Seperti di Semarang, jenazah terlantar setelah dua minggu langsung dikubur. Di samping itu, karena di luar Bali juga dominan Non Hindu, sehingga tidak mengenal kremasi," katanya.

Menurut Dewa Kresna, program kremasi massal jenazah terlantar ini pernah dilombakan tahun 2010 dalam ajang Persi Award dan menang dalam kategori corporate social responsibility. Sampai saat ini program ini terus berlanjut, setiap tahun sekali. Bahkan dua kali dalam setahun bila jenazah terlantar banyak.*ind
Sumber: Nusabali

15 Jenazah Terlantar Dikremasi Massal

15 Jenazah Terlantar Dikremasi Massal

15 Jenazah Terlantar Dikremasi Massal

15 Jenazah Terlantar Dikremasi Massal

15 Jenazah Terlantar Dikremasi Massal

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya