0
Thumbs Up
Thumbs Down

12 Cara Mencegah Klaster Long Weekend

okezone
okezone - Wed, 28 Oct 2020 10:44
Dilihat: 47
12 Cara Mencegah Klaster Long Weekend

Masyarakat bersiap menghadapi libur panjang alias long weekend pada akhir Oktober 2020. Sebagian besar masyarakat sudah merencanakan liburan atau bepergian ke luar kota. Tentunya kondisi ini berpotensi meningkatkan penyebaran virus corona di Tanah Air.

Epidemiolog Griffith University Australia, Dicky Budiman mengatakan mayarakat harus selalu waspada dan menerapakan protokol kesehatan untuk mencegah semakin maraknya penularan Covid-19. Sebab pada dua libur panjang sebelumnya yakni saat lebaran dan 17 Agustus terjadi peningkatan kasus yang cukup signifikan di Indonesia.

"Satu bulan pasca-lebaran ada peningkatan yakni pada 23 Mei 2020 yang mulanya di angka 900-an, satu bulan kemudian setelah libur panjang yakni 23 juni menembus angka 1.000-an. Artinya ada peningkatan. Angka peningkatan kematian juga bertambah awalnya 25, sebulan kemudian menjadi 35," terang Dicky, dalam Live Streaming Okezone "Antisipasi Klaster Libur Panjang" beberapa waktu lalu.

Dalam kesempatan ini Dicky pun membagikan beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah munculnya klaster long weekend akibat Covid-19. Beberapa hal yang bisa dilakukan adalah:

1. Harus ada dukungan dari para kepala daerah masing-masing untuk mencapai tujuan bersama. Artinya kepala daerah harus berdiskusi untuk meminimalisir mobilisasi dan membatasi interaksi masyarakat selama libur panjang. Ini harus dibuat regulasi untuk bisa meredam hal tersebut.

2. Melakukan Tracing, Testing, Treatment (3T) secara kontinyu dan jangan dikaitkan pada saat orang mau pergi. Tujuannya agar dapat berjalan dengan efektif.

3. Berlibur di zonanya sendiri. Artinya tidak keluar dari daerah kota mereka berasal sebab kondisi Covid-19 di Indonesia masih belum terkendali. Misalnya kalau tinggal di Bandung, liburnya dibatasi di Bandung saja dan jangan keluar dari daerah tersebut.

4. Menerapkan sistem yang ketat seperti apa yang dilakukan oleh Australia. Pemerintah Australia sangat membatasi mobilisasi masyarakatnya. Mereka hanya diperbolehkan bepergian sejauh 25 kilometer dari tempat tinggal.

5. Menggunakan alat pembayaran berupa card seperti E-money selama pandemi dan tidak boleh melakukan pembayaran secara tunai.

Baca juga: 5 Potret Airport Style Wika Salim, Kece Badai!


6. Jika sudah terlanjur beli tiket dan memang harus bepergian. Pastikan pergi dan pulang menggunakan kendaraan pribadi atau kendaraan yang tidak bercampur dengan orang lain. Misalkan travel atau taksi online dan lain-lain.

Sumber: okezone

12 Cara Mencegah Klaster Long Weekend

12 Cara Mencegah Klaster Long Weekend

12 Cara Mencegah Klaster Long Weekend

12 Cara Mencegah Klaster Long Weekend

12 Cara Mencegah Klaster Long Weekend

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
harian pijar
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya