0
Thumbs Up
Thumbs Down

11 Perusahaan Tiongkok Direlokasi ke Jateng

inilahcom
inilahcom - Mon, 16 Sep 2019 16:29
Dilihat: 30
11 Perusahaan Tiongkok Direlokasi ke Jateng

Semarang - Sebanyak 11 perusahaan di Tiongkok siap direlokasi ke Jawa Tengah sebelum akhir 2019 berdasarkan rekomendasi Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Republik Indonesia.

Deputi Perencanaan BKPM RI Ikmal Lukman mengatakan bahwa terdapat 11 perusahaan Tiongkok yang kemungkinan besar akan direlokasi menyusul 33 perusahaan yang telah hengkang dari negeri Tirai Bambu sebagai imbas dari perang dagang antara Tiongkok dan Amerika.

"Kami tidak mau kehilangan momentum ini lagi setelah tidak satupun dari 33 perusahaan yang masuk ke Indonesia, maka ini kami siap-siap agar kesempatan ini tidak terlepas lagi," katanya saat bertemu Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di ruang kerjanya di Semarang, Senin (16/9/2019).

Menurut dia, sebagian besar dari 11 perusahaan tersebut, bergerak di bidang furnitur atau mebel dan setelah melakukan pemetaan di beberapa wilayah, BKPM memutuskan wilayah yang paling cocok untuk menerima relokasi tersebut adalah Jawa Tengah.

Kendati demikian, Ikmal mengaku belum bisa menyebutkan total investasi yang bakal masuk terkait dengan rencana relokasi 11 perusahaan dari Tiongkok ke Jawa Tengah itu.

"Jateng inikan sentra industri mebel nasional dengan kontribusi 80 persen. Kami mencari lokasi tepat untuk relokasi dan untuk relokasi ini salah satu parameter utamanya adalah ketersediaan lahan," ujarnya.

Ia mengungkapkan Kabupaten Kendal, Pemalang, dan Sukoharjo menjadi daerah paling potensial untuk menjadi lokasi relokasi perusahaan dari Tiongkok berdasarkan berbagai pertimbangan terkait ketersediaan lahan dan infrastruktur yang bisa menjadi daya tarik tersendiri.

"Awal Oktober BKPM berkunjung ke sentra industri furnitur China. Setelah mendapat kepastian di Jawa Tengah, November akan bertemu dengan Presiden dan Desember harapannya sudah terealisasi," katanya.

Gubernur Ganjar Pranowo mengatakan bahwa Provinsi Jawa Tengah bakal tancap gas untuk dunia industri.

"Jawa Tengah memang didorong untuk gas pol karena dijadikan penyangga utama pertumbuhan ekonomi nasional, maka PMDN (penanaman modal dalam negeri) dan PMA (penanaman modal asing) kami dorong," ujarnya.

Terkait dengan rencana relokasi perusahaan Tiongkok ke Jateng, Gubernur Ganjar bakal menyiapkan klaster-klaster wilayah.

"Salah satu kekuatan di Jateng tekstil dan turunan tekstil, makanan dan minuman, dan furnitur. Kalau berkenan, jika BKPM ke China kawan-kawan bupati diajak biar langsung paparan dan bisa 'deal'," katanya.[tar]

Sumber: inilahcom

11 Perusahaan Tiongkok Direlokasi ke Jateng

11 Perusahaan Tiongkok Direlokasi ke Jateng

11 Perusahaan Tiongkok Direlokasi ke Jateng

11 Perusahaan Tiongkok Direlokasi ke Jateng

11 Perusahaan Tiongkok Direlokasi ke Jateng

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
MuterFilm
Rancahpost
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya